January 2008


Malam ini, pulang kantor Ibu mampir di angkringan. Biasa, beli wedang jahe buat diminum di rumah. Eh, pas liat makanan di situ, ternyata ada tempe gembus lo .. Wah, asyik banget ni .. dah lama enggak makan gembus. Jadinya, Ibu beli gembus, tahu bacem, dan sate telur puyuh sukaan Bapak.

Sampai rumah, seperti biasa, Bram tanya pas Ibu baru masukin motor.
“Itu bawa apa, Ibu?”
“Ini jahe Bambam .. sama tempe gembus”
“?”

Terus, Ibu kasih Bram tempe gembus itu. Ternyata, Bram suka banget karena gembusnya dibacem, sih … Ibu bilang sama Bram kalau yang dimakan itu namanya tempe gembus.
“Tempe apa namanya, Mas?”
“Gembuh! (kadang s-nya Bram emang enggak jelas)”
“Tempe gembus .. bukan gembuh..”
“Gembuh!”
diem, sambil ngunyah gembusnya. tiba-tiba Bram ketawa..-
“Emangnya ban, ya .. kok gemboh …” (maksudnya gembos.)

Pagi itu, pas Ibu duduk di kursi sambil lihat Bram yang sedang main, tiba-tiba Bram datang ke Ibu. Terus, loncat minta dipangku. Habis itu, ya biasalah … gulat sambil digelitikin sampai terpingkal-pingkal. Terus, Ibu ciumin pipi tembem Bram. Bram juga ganti sun Ibu. Tiba-tiba, Bram ngusap muka Ibu sambil bilang, “Sayang Ibu …” Hihihi …

Ya udah, habis deh, pipinya Bram karena Ibu ciumin. Bramnya sih ngikik-ngikik sambil menggeliat-geliat gitu. Eh, pas Ibu sudah ciumnya, Bramnya bilang lagi, “Terimakasih, Ibu …” Ibu kan bingung. Terimakasih apa? “Terimakasih sayangnya …” kata Bambam. Wah! Jadi speechless ….

Hiks!

Dua hari ini, Bram sedang kumat pelitnya. Semua teman yang datang mau main, enggak boleh masuk rumah. Kalau sudah telanjur masuk, karena merayu Bram dengan jitu, mereka enggak boleh pinjam mainan ini itu.

Mbak Angel, misalnya, yang berhasil masuk rumah Bram setelah merayu dengan membawa satu set mainan dokter-dokteran. Pas Mbak Angel mau pinjam keyboard, kata Bram, “Main gitar aja, Mbak Angel. Jangan main yang itu ..”. Mbak Angel manut. Terus, ganti mainan konstruksi yang bisa dibikin pesawat atau mobil, lagi-lagi dilarang sama Bram. “Mbak Angel main puzzle aja .. puzzle!” Wah, untung Mbak Angelnya nurut.

Biarpun Ibu dan Mbak Siti sudah ngasih tau, pakai ngancam-ngancam, “Nanti Bambam enggak punya temen lo, kalau pelit. Nanti main sendiri gimana?” Eh, Bram cuek aja. Malah pakai menjawab, “Bambam mau main sendiri aja, Ibu ..” Weleh!

Pagi ini, habis makan, Bram main di luar pagar sambil bawa pistol. Tiba-tiba Ibu dengar Bram lari masuk ke halaman terus cepet-cepet nutup pager. Ternyata, ada anak perempuan kecil digendong mbaknya ngikutin dari belakangnya Bram, pengen main sama Bram. Terus, Bram dengan panik bilang, “Pulang aja .. pulang..” Wah, jadi enggak enak banget, ni!

Hari ini adalah pengumuman penerimaan murid KB-TK Tarakanita. Nama Bram ada di TK A.

Wah, hari ini Bapak harus ke kantor. Sebentar, kata Bapak. Kalau Ibu sih, memang hari minggu sering masuk karena bikin tulisan untuk koran hari senin. Jadi, hari ini Bram akan jalan-jalan dari kantor ke kantor.

Kami berangkat dari rumah jam 10.15. Di jalan, Bapak khawatir kalau nanti kerjaan enggak selesai, terus Bram enggak bisa makan. Maklumlah, kantor Bapak kan di pedalaman. Hehehe .. Jadi, kami beli pizza dulu di Sarpino buat sangu. Bram juga dibeliin susu ultra sama buavita yang jeruk.

Sampai kantor Bapak, Bram ikutan ke atas. Ibu tunggu di mobil. Beneran deh, jam 12.45 Bapak sama Bram keluar. “Belum selesai ni..,” kata Bapak. Ya udah deh .. Bram makan pizza di kantor Bapak. Ada Tante Siti juga sih, tapi Tante Siti enggak suka pizza. Jadi, Bram makan pizza tiga potong. Pizzanya enak sih, tipis dan toppingnya mantabz!

di kantor bapak

Akhirnya kerjaan Bapak selesai jam 15.45. Sekarang, ganti ke kantor Ibu deh .. Perjalanan dari Legok ke Kebayoran Lama jelas jauh banget. Bram duduk di belakang, minum air putih dan terkantuk-kantuk. Bahkan, sampai merem, tapi posisinya duduk. Jadi, Ibu dorong aja badannya biar bisa bobok enak.

Sampai kantor Ibu jam 17.00. Bram sudah bangun dan Ibu mandiin di kamar mandi. Habis itu, Bram main sama anjing di kantor Ibu, sementara Ibu kerja. Tapi, baru sebentar, eh .. ternyata Bram nyusul ke atas karena diajak sama Tante Rika. Di kantor, Bram main sama Tante Tanti. Terus, jalan-jalan ke meja Oom Hasbi dan nemu topeng. Langsung deh, topengnya dipakai ke mana-mana.

nampang di kursi oom ian

Jam 18.30 kami pulang dari kantor Ibu. Wah, di rumah enggak masak ni .. makan apa dong? Akhirnya, kami ke warung Mumu di Alam Sutera. Hmmm .. enak!

pertamina merah

shell kuning

petronas hijau

Ini omongan Bram, pas lagi bete di mobil.

“Itu pom bensin Pertamina. Pom bensin Pertamina merah. Kalau pom bensin kerang … namanya apa, Ibu? (kata Ibu : Shell). Iya, pom bensin Shell, warnanya kuning. Itu .. itu … pom bensin peluit itu namanya Petronas! Pom bensin peluit Petronas. Warnanya hijau …”

Diam sebentar

“Kok kayak lampu ya .. merah kuning hijau. Kalau merah itu tandanya berhenti. Kuning hati-hati. Hijau boleh jalan lagi .. Kok pom bensin kayak lampu ya … ”

Diam lagi

“Bapak … itu pom bensin Pertamina. Boleh kok, beli bensin ke situ …”

Ini saatnya berburu sekolah. Soalnya, sekarang sudah mulai pendaftaran. Kami mau daftarin Bram di playgroup karena nanti pas Juli kan umur Bram pas 3,5 tahun. Jadi, hari ini Bapak dan Ibu akan ngantor agak siang karena kami berburu sekolahan. Tepatnya, kami cuma pengen tahu, Bram suka sekolah yang mana (yang jelas sih, ada mainannya.. hehe..).

Pertama, kami ke Candle Tree. Pas sampai bangunan baru yang bertingkat, ternyata KB dan TK mereka bukan di situ, tapi di Melati Mas. Tepatnya di belakang Giant. Jauh juga, ya … Padahal, tadinya kami mau ke Candle Tree karena bangunan baru itu relatif dekat dari rumah. Pas ditimbang-timbang, coba deh, sekalian ke Strada Bhakti Nusa di Melati Mas.

Sekolah Strada ini letaknya di belakang. Rame juga sih, sekolahnya. Kami masuk ke bagian KB-TK. Mainannya banyak, tapi pas muridnya sudah pada pulang. Ada guru-guru yang, kayaknya, baru bikin prakarya. Pas Ibu tanya, ternyata pendaftarannya masih tanggal 4 Februari nanti. Ya sudah deh .. Terus Bram nongol.

“Ini ya .. yang mau sekolah,” tanya Bu Guru yang menyambut kami. Iya!
“Nanti mau masuk apa, Bu? TK A atau TK B?” tanya Bu Guru lagi.
“Masuk KB, Bu .. kan Desember kemarin baru tiga tahun,” jawab Ibu. Eh, guru-gurunya malah pada ketawa.
“Wah, badannya gede gini.. nanti jadi jagoan ini di kelas! Enggak apa-apa masukin ke TK A saja nanti,” kata Bu Guru.
“Oh .. ya sudah, nanti kalau pendaftaran ya Bu …” jawab Ibu.
Terus kami pulang, setelah Bram dan Bapak lihat-lihat Gua Maria di depan sekolah. Di sini juga ada kolam renang kecilnya, tapi kosong enggak ada airnya.

Dari Strada, kami ke Candle Tree. Halamannya kecil aja ada mainan prosotan. Ada Miss Yustin, kepala sekolah yang menyambut murid yang datang. Miss Yustin ngajakin Bram masuk liat kelas. Tapi, Bram enggak mau blas, malah minta pulang. Oh, ya .. menurut informasi yang ada di situ, uang masuk untuk KB-TK itu Rp 6 juta (ada diskon buat pendaftar awal). Terus ada uang kegiatan, seragam, etc. Jumlahnya, kayaknya sih berkisar Rp 1 jutaan. SPP-nya Rp 250 ribu per bulan.

Selanjutnya, karena sudah tanggung, kami menyeberang ke Gading Serpong. Jauh banget ya … Mana naik motor lagi, karena kan mobilnya sedang rusak di rumah. Pas jalan, eh hujan. Bram dan Ibu krukupan mantelnya Bapak. Hihihi .. Bram ribut saja, karena enggak bisa liat apa-apa. Tapi, akhirnya kami sampai di Tarakanita.

Di sini, Bram langsung seneng dan lari-lari. Ibu cari informasi pendaftaran. Pas mau beli formulir KB, ternyata Bram disuruh masuk TK A.
“Anaknya umur berapa, Bu?”
“Desember kemarin tiga tahun”
“Oh, kalau gitu masuk TK A, ya ..”
“Tapi, saya pengen KB saja, karena anaknya belum pernah sekolah tuh Bu ..”
“Enggak apa-apa … karena kan lahir 2004. Itu bisa masuk TK A”
“Nanti, kalau anaknya belum siap sekolah bagaimana?”
“Wah .. Bu, biasanya orangtua itu malah pengen anaknya cepet-cepet masuk TK A …”
“Hehehe …”
Akhirnya beli formulir TK A.

Terus, ternyata ada tesnya juga. Tes untuk KB antara lain menyebut warna dan menyanyi satu lagi. Tes TK A adalah menghitung sampai sepuluh, menyebutkan binatang, dan menyanyi. Tes dilakukan di ruang UKS. Eh, tapi kok UKS-nya gelap ya … Bram enggak mau masuk ke ruangan. Padahal, ada dua temennya yang sedang dites di dalam sama Ibu Guru. Pas temen-temen itu sudah selesai, Ibu Guru keluar nyari “Alexander Bramantyo..”. Tapi, Bramnya kabur. Weleh.

Akhirnya dikejar deh, sama Bu Guru. Bram diikutin ke mana-mana. Kalau temennya disuruh ngitung balok di UKS, Bram ngitung kursi dan meja. Hehe .. Terus cerita tentang ikan di akuarium. Abis itu, lari ke mainan dan mau ke kolam renang, diikuti Bu Guru. Bapak sama Ibu duduk saja, nunggu di depan UKS.

Beberapa menit kemudian, Bram lari ke Ibu. “Ibuuuu .. Bambam mau berenang!” katanya. Kata Ibu, besok ya .. kan harus daftar dulu. Eh, Bu Guru menyusul di belakang Bram dan bilang kalau tesnya sudah selesai. Wah! Ibu tanya, tadi Bram nyanyi apa sama Ibu Guru? “Edelweiss!” kata Bram mantep.

Terus, Ibu ngajak Bram pulang. Tapi, Bram malah ngikutin Bu Guru ke UKS. Piye to? Jadinya, di UKS Bram dites lagi .. disuruh nyebutin binatang. Terus, Bu Guru nunjukin gambar binatang yang ada tulisannya. Bram teriak-teriak “Gajah!” “Kupu-kupu!” “Kepiting!” -padahal tulisannya Yuyu .. Hihihi …

Next Page »